Mada Dou Mbodzo

Senin, 30 Mei 2011

Membuat Jaringan Wi-Fi Sendiri dengan Windows 7

Buat para sobat yang hoby bangat sama yang namanya hotspotan bareng ma temennya, kayaknya ini pass bangat, boss,,,. Hehe,,,. Pada postingan kali ini kita akan mencoba membahas tntang dan bagaimana cara membuat Wi-Fi sendri. Yang dimana kita bisa memanfaatkan hanya satu unit komputer/Laptop atau semacamnnya yang menggunakan OS Windows7 sebagai induk(Hehe,,. Kayak Ayam aja punya induk). Didalam membut Wi-Fi pribadi ini kita membutuhkan software pendukung agar bisa mengubungkan antara komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. Software tersebut adalah
Connectifity jadi kita tidak perlu merogoh kantong untuk membeli Wireless router atau semacamnya agar bisa memasang jaringan Wi-Fi. Karena Connectifity itu sendiri merupakan aplikasi sederhana yang menggantikan fungsi Wireless router. Dengan
aplikasi ini, Anda bisa sharing koneksi internet Anda baik menggunakan jaringan LAN, modem GSM /
CDMA atau bahkan jaringan Wi-Fi lainnya. Cukup aktifkan aplikasi Connectifity ini, selanjutnya teman atau
kerabat Anda akan dapat konek langsung ke jaringan Wi-Fi Anda seperti terhubung dengan jaringan Wi-Fi
pada umumnya. Agar lebih aman, Anda bisa memasang password yang sudah dienkripsi dengan WPA2.
Untuk memulai pembuatan Wi-Fi pribadi ini para sobat terebih dahulu men-dowload aplikasi
Connectifity versi 2.2.0 Disini.
Setelah itu kita akan coba menginstal aplikasi Connectifity ini di komputer ataupun laptop Anda yang
sudah menggunakan sistem operasi Windows 7. Klik langsung pada aplikasi Connectifity yang sudah kita
download tadi, lalu akan muncul Window installer seperti ini. Anda harus mengklik tombol 'I Agree' untuk
melanjutkan instalasi.

Pada bagian ini, Anda boleh centang bagian Install RealPlayer kalau ingin menginstall aplikasi player
multimedia tersebut, tapi kalaupun tidak, jangan mencentang bagian itu. Untuk melanjutkan instalasi, klik
'Install'.
Tunggu beberapa saat untuk menyelesaikan proses instalasi
Kalau sudah muncul notifikasi 'Would you like to install this device software?' jangan ragu untuk mengklik 'Install'.
Klik 'Finish' untuk menyelesaikan instalasi Connectifity. Dan Untuk melanjutkan konfigurasi jaringan Wi-Fi
pastikan Anda telah mencentang 'Run Connectifity' sebelum mengklik 'Finish'.
pada step berikutnya akan muncul jendela Welcome Screen seperti di bawah ini. Jangan lupa untuk mengklik
tombol 'Next'.
Kemudian, untuk mengkonfigurasi jaringan virtual Wi-Fi Anda, pertama-tama yang harus dilakukan adalah
mengetikkan Network Name atau nama dari jaringan Wi-Fi Anda nantinya. Bagian ini tidak boleh kosong
dan harus diisi dengan huruf tidak lebih dari 32 karakter.
Supaya jaringan Wi-Fi Anda tidak dapat diakses oleh orang yang tidak dikenal, jangan lupa untuk
mengisi bagian password, sehingga nantinya jaringan Wi-Fi pribadi Anda ini hanya bisa diakses oleh
orang atau kerabat yang sudah Anda beri aksesnya. Sebaiknya password diisi dengan 8 sampai 63 karakter agar tidak
mudah ditebak atau diakses oleh orang lain(yang tidak dikenal)
Selanjutnya kita akan masuk ke bagian pemilihan Shared Connection. Di bagian ini, Anda bisa memilih
apakah jaringan yang ingin Anda share sebagai jaringan virtual Anda asalnya dari LAN, modem GSM /
CDMA (di bagian screenshot tidak muncul pilihan, tapi kalau Anda sudah terhubung dengan modem maka
akan muncul di sini), atau jaringan Wi-Fi milik orang lain. Kalaupun Anda hanya ingin bermain game LAN,
tapi tidak punya jaringan LAN, Anda bisa memilih No Internet Sharing, sehingga Anda tidak share jaringan
Wi-Fi melainkan membuat LAN virtual. Rekomendasi pilihan Shared Connection tergantung dari jaringan
yang konek dengan komputer ataupun laptop Anda. Sebagai contoh : misalnya Anda terhubung dengan
jaringan LAN, maka pilihlah Local Area Connection.
Jika konfigurasi sudah komplit maka akan muncul seperti ini.
Di bagian taskbar Anda akan muncul icon baru, silahkan klik kanan pada icon tersebut, pilih
Options lalu pilih 'Always Show A-Hoc Mode' untuk memunculkan mode Ad-Hoc. kalau sudah akan
muncul seperti ini.
Klik satu kali lagi di icon Connectifity, untuk memunculkan jendela status jaringan Wi-Fi pribadi Anda.
Selamat, sekarang Anda sudah bisa punya jaringan virtual Wi-Fi pribadi, Bolehlaaah... Sharing-sharing
dengan kerabat Anda di rumah atau teman-teman Anda ketika berada di luar rumah.
Meskipun gak bisa beramal dengan uan atau harta setidaknya bisa beramal dengan membagi koneksi internet. Hehehe,,.
Saya rasa para sobat sudah pada ngerti. N saya cukupkan sampai disini,.
Selamat mencoba, dan semoga bermanfaat,,.


Baca selengkapnya Mada Dou Mbodzo: Mei 2011

Sabtu, 28 Mei 2011

Memperbaiki Registry Corrupted pada Windows XP



Sekedar sharing tips ,mungkin banyak yang terlewat, bila ada mungkin anda bisa sharing untuk memperbaikinya, ini adalah langkah dimana masalah yang timbul di under DOS, dan anda mungkin tidak punya program pemulihan registry under dos, masalah terjadi saat anda akan mem-boot dengan Windows XP, dengan tampilan pesan pada monitor seperti di bawah ini :
·         Windows XP could not start because the following file is missing or corrupt: \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM
·         Windows xp could not start because the following file is missing or corrupt: \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE


·         Stop: c0000218 {Registry File Failure} The registry cannot load the hive (file): \SystemRoot\System32\Config\SOFTWARE or its log or alternate


·         System error: Lsass.exe

When trying to update a password the return status indicates that the value provided as the current password is not correct.
kebanyakan orang akan re-instal system pada mode repair,walau lama tapi cukup aman langkah yang lebih cepat sekaligus menantang adalah langkah dimana kita dihadapkan pada perubahan-perubahan file system dan registry.. mungkin untuk pendalaman hal ini perlu pengetahuan yang luas sekaligus, menguji skil kita.
Catatan : Langkah ini adalah langkah yang sulit untuk dijadikan langkah awal anda untuk pemulihan registry. Hati-hati menggunakan prosedur ini dalam keadaan lain atau dengan versi OEM Windows XP sejak instalasi OEM , pertama anda membuat password dan account user yang tidak ada sebelumnyahal ini dapat menyebabkan Anda tidak dapat login ke dalam Recovery Console untuk mengembalikan file.jadi hati-hatilah
·         Boot ke Recovery Console
Anda memerlukan Windows XP Recovery Console untuk memperbaiki registry yang rusak,hal ini mengharuskan Anda untuk mem-boot dari CD Instalasi Windows XP atau boot langsung ke Recovery Console jika diinstal.
Langkah-langkah untuk boot ke Recovery Console dari CD Instalasi Windows XP.
1) Tempatkan Windows XP di CD-ROM Drive
2) Restart komputer Anda dan pastikan Anda mengatur BIOS untuk boot dari CD
3) Ketika Anda melihat perintah berikut tekan tombol space bar.
“press any key to boot from cd…”
4) Tunggu sampai Anda melihat “Welcome to Setup” layar, dan tekan R untuk memulai Recovery Console
5) Pilih mana instalasi Windows yang ingin Anda Load (ini biasanya # 1 kecuali jika Anda memiliki sytem multi-boot)
6) Ketik sandi administrator dan Tekan Enter
7) Anda sekarang harus di C: \ Windows> prompt

·         Menyalin File Menggunakan Repair Recovery Console
Prosedur ini mengasumsikan Windows terinstal di Drive C, jika Anda telah menginstal Windows pada drive lain, silakan ganti huruf drive yang sesuai dalam prosedur di bawah ini. Pada Recovery Console command prompt, ketik baris berikut, dengan menekan ENTER setelah Anda mengetik setiap baris:
md tmp
copy c:\windows\system32\config\system c:\windows\tmp\system.bak
copy c:\windows\system32\config\software c:\windows\tmp\software.bak
copy c:\windows\system32\config\sam c:\windows\tmp\sam.bak
copy c:\windows\system32\config\security c:\windows\tmp\security.bak
copy c:\windows\system32\config\default c:\windows\tmp\default.bak

delete c:\windows\system32\config\system
delete c:\windows\system32\config\software
delete c:\windows\system32\config\sam
delete c:\windows\system32\config\security
delete c:\windows\system32\config\default

copy c:\windows\repair\system c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\repair\software c:\windows\system32\config\software
copy c:\windows\repair\sam c:\windows\system32\config\sam
copy c:\windows\repair\security c:\windows\system32\config\security
copy c:\windows\repair\default c:\windows\system32\config\default


Ketik exit untuk keluar Recovery Console. Komputer Anda akan restart, tekan F8 seperti yang dimulai dan pilih Safe Mode.
·         Restart di Safe Mode dan Cari Recent Snapshot Backup
Restart komputer dalam Safe Mode dengan menekan F8 pada saat boot awal dan memilih Safe Mode. Setelah di Safe Mode, Anda perlu memastikan bahwa file dan folder yang terlihat sehingga Anda dapat mengaksesnya.
1. Buka My Computer
2. Klik pada menu Tools, kemudian klik Folder Options.
3. Klik View tab.
4. Di bawah Hidden file dan folder , klik Show hidden files and folders, kemudian klik untuk menghapus Hide protected operating system files (Dianjurkan) pada kotak centang.
5. Klik Yes saat kotak dialog yang mengkonfirmasikan bahwa Anda ingin menampilkan file-file ini muncul.
Pada My Computer,double klik drive di mana Anda menginstal Windows XP (biasanya Drive C) untuk menampilkan daftar folder.
kemudian double klik pada “System Volume Information” folder. Folder ini berisi sistem restore point yang tersimpan di komputer Anda. Folder akan terlihat seperti
_restore{EE42BEB8-700A-495F-8004-53D26C2E12C5}

Anda mungkin menerima pesan kesalahan access denied mirip dengan yang berikut ketika mencoba mengakses folder Informasi Volume Sistem.
C:\System Volume Information is not accessible. Access is denied.

Hal ini umumnya, disebabkan karena anda tidak memiliki izin untuk mengakses pada folder ini . Untuk memperbaiki ini, ikuti petunjuk dalam artikel Microsoft Knowledge Base article 309531 untuk mendapatkan akses untuk mengakses pada folder ini , Setiap versi Windows XP mempunyai perbedaan tentang bagaimana cara mengubah hak akses ini.
Setelah Anda memiliki akses ke snapshot, gunakan petunjuk di bawah ini untuk menyalin salah satu snapshot ke Windows \ TMP direktori dan Anda akan memiliki akses pada folder ini tersebut
1) Dalam Folder Informasi Volume Sistem, klik pada View, dan kemudian klik Rincian untuk menampilkan tanggal setiap snapshot folder.
2) double Klik pada folder yang yang bermasalah (folder ini otomatis dibuat sebelum mulai pemulihan)
3) Double-klik pada Snapshot subfolder
4) Copy paste file-file berikut dan salin ke dalam C: \ Windows \ TMP folder
·         _REGISTRY_USER_.DEFAULT
·         _REGISTRY_MACHINE_SECURITY
·         _REGISTRY_MACHINE_SOFTWARE
·         _REGISTRY_MACHINE_SYSTEM
·         _REGISTRY_MACHINE_SAM
5) Ubah nama file yang baru saja Anda disalin ke dalam C: \ Windows \ TMP folder dengan mengklik kanan pada setiap nama file dan memilih Ubah nama, kemudian ketik nama baru. Ulangi langkah ini untuk setiap file dalam daftar di bawah ini.
·         Rename _REGISTRY_USER_.DEFAULT to DEFAULT
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SECURITY to SECURITY
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SOFTWARE to SOFTWARE
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SYSTEM to SYSTEM
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SAM to SAM
6) Setelah Anda mengganti nama file, restart komputer Anda lagi dengan Recovery Console
·         Perbaikan dengan Current File Backup dari Registry
Setelah reboot komputer dan memulai lagi Recovery Console, ketik perintah berikut pada prompt untuk mengganti file dengan cadangan arus. Anda harus tekan Enter setelah setiap perintah.
del c:\windows\system32\config\sam
del c:\windows\system32\config\security
del c:\windows\system32\config\software
del c:\windows\system32\config\default
del c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\tmp\software c:\windows\system32\config\software
copy c:\windows\tmp\system c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\tmp\sam c:\windows\system32\config\sam
copy c:\windows\tmp\security c:\windows\system32\config\security
copy c:\windows\tmp\default c:\windows\system32\config\default



ketik EXIT pada prompt perintah untuk restart Windows dalam mode normal.
·         Gunakan Pemulihan Sistem restore untuk Kembali ke Giood Backup Point
Karena ada banyak registry yang diakses oleh System Restore , ikuti langkah-langkah untuk memulihkan komputer Anda ke Goog Backup point
1. Klik Start , dan kemudian klik All Programs.
2. Klik Accessories, dan kemudian klik System Tools.
3. Klik System Restore, dan kemudian klik Restore to a previous Restore Point
Sekian penjelasannya, dan silakan restart komputer Anda pada posisi normal.

Semoga bermanfaat & membawa berkah,,.
Amin,,,,,


Baca selengkapnya Mada Dou Mbodzo: Mei 2011

Kamis, 26 Mei 2011

Tips mempercepat koneksi dial-up Modulator Demodulator (MODEM)

Lagi-lagi masalah koneksi internet, setelah dipostingan sebelumnya membahas cara mempercepat internet denganCara MempercepatMozila, Utak-atik Windows Melalui "GPedit.msc"
dan Cara Mempercepat Internet Browsing dengan Opera.  Namun pada kali ini kita
Akan membahas tentang Tips mempercepat koneksi dial-up Modulator Demodulator (MODEM), Sebenarnya semua itu dapat Anda tingkatkan, tinggal merubah beberapa settingan tertentu pada Windows. Anda tidak akan rugi kok, untuk mencoba seuatu hal yang apalagi sifatnya malah akan menguntungkan. Nah,,, berkikut di bawah ini merupakan salah satu dari sekian banyak cara mempercepat intenet secara manual, meskipun sekarang ini sudah banyak software-software untuk meningkatkan performa koneksi internet kita. Tapi nggak ada salahnya kalian ikuti cara di bawah ini:

1. (pertama)

Klik Control Panel ===> klik icon Modem.


Pada kotak dialog Modem Properties, pilih modem yang akan disetting ==> klik pada tombol Properties
Pilih tab General, ubah Maximum Speed menjadi 115200.

Pilih ke tab Connection ==> klik tombol Port Setting.
Dari kotak dialog Advanced Port Setting, tandai / check pada Use FIFO buffers. lau ubah Receive Buffer menjadi 14 dan Transmit Buffer jadi 16. ==> Lalu klik OK.
Klik button Advanced, tandai / check pada Use Flow Control. Lalu pilihlah radio button Hardware. Pada bagian Extra Setting, isi dengan &C1&D2E1Q0V1X4%C0 S7=55 S11=55 S0=0.


2. (dua)
Klik Control Panel ==> klik icon System.
Pilih ke tab Device Manager.
Pada bagian Ports (COM & LPT), pilih port yang dipakai oleh modem kamu ==> klik tombol Properties.
Pilih ke tab Port Settings.
Pada bagian Bits per second, isi 92600 dan lalu klik OK.
3. (tiga)
Buka file system.ini yang terletak di C:Windows.
Pada bagian [386Enh], tambahkan dengan COM1Buffer=16384. Ubah COM1 dengan port yang digunakan oleh modem.
Setelah itu simpan file notepadnya. Dan rasakan perbedaan kecepatannya.
Saya rasa anda sudah paham dengan apa yang di uraikan di atas, dan saya cukupkan sampai disini. Gak harus selamanya selalu menggunakan software kan?? Gak ada salahnya juga kita coba Tips & Trick ini... kalo bisa pake cara ini kenapa harus beli/unduh software?? Iya gak...??? Hehe,,.

Selamat Mencoba, & semoga sukses....




Baca selengkapnya Mada Dou Mbodzo: Mei 2011

Senin, 23 Mei 2011

Penyebab Kerusakan Komputer dan Solusi Mengatasinya

Pada postingan kali ini, kita akan membahas Masalah dan kendala Yang Kerap kali kita jumpai dalam menggunakn/mengoperasikan computer beserta solusi untuk mengatasinya :
1. Komputer Tidak Mau Hidup
Cara Mengatasinya :
- Cek koneksi kabel (dari power outletnya ke tombol power pada PC)
- Cek apakah stabilizer berfungsi atau tdak (jika memakai stabilizer)
- Cek kabel power pada CPU
- Jika masih juga tidak mau hidup permasalahanya mungkin terletak pada power supply atau MB

2. Komputer Mau Hidup Tetapi Tidak Mau Booting
Cara Mengatasinya :
Kenali Terlebih dahulu Bunyi Beep :
Beep 1 kali saja Tanda bahwa kondisi komputer baik
Beep 1 kali, panjang Terdapat problem di memory
Beep 1 kali panjang dan 3 kali pendek Kerusakan di VGA card
Beep 1 kali panjang dan 2 kali pendek Kerusakan di DRAM parity
Beep terus menerus Kerusakan dimodul memory atau memory video
- Cek dengan menggunakan software dianosa seperti sisoft sandra, PC mark04, PC mark05 dll

3. Komputer Mau Booting Tetapi Selalu “Safe Mode “ (untuk masuk ke safe mode tekan F8)
Cara Mengatasinya :
- restart kembali komputer anda
- jika masih trouble intall ulang windows anda
- jika masih safe mode juga, berarti HD anda bermasalah
cek dengan : scan disk

4. Komputer Sering Hang
Cara Mengatasinya
- Disebabkan software mengalami crash
- tekan ctrl + alt + del >> klik End task pada program yang “Not Responding”
- tekan tombol restart pada CPU
- Disebabkan hardware mengalami konflik (adanya penambahan hardware baru)
- konflik antar hardware sering terjadi pada sistem operasi windows
- install ulang windows anda, tetapi yang perlu diingat sebelum reinstall windows anda, lepaskan dulu hardware baru anda
- Jalankan fasilitas “add new“ hardware yang terdapat pada control panel.

5. Keyboard Tidak Dikenali Oleh Komputer
Cara Mengatasinya
- cek apakah keyboard anda sudah terpasang dengan benar
- jika sudah tapi masih juga keyboard tidak terdeteksi maka kemungkinan keyboard anda bermasalah.
- coba ganti keyboard anda, jika sudah diganti tapi juga masih bermasalah maka kemungkinan besar yang rusak adalah di bagian port keyboard di MB anda.
- Jika memang Sudah di Ganti Keyboard Baru tapi tetap tidak terdeteksi Juga Coba Ganti dengan Keyboard USB dan apabila tidak terdeteksi Juga berarti ada yang salah Pada sitem Windows Sobat

6 Mouse Tidak Dikenali Oleh Komputer (sama denagn kasus keyboard)

7. Pointer Mouse Selalu Meloncat-Loncat
Cara Mengatasinya
- mouse kotor segera di Bersihkan (khususnya pada bola mouse)

8. Komputer Sering Crash
Cara Mengatasinya :
- cek semua posisi kabel, hardware, dan juga tegangan pada casing, cek suhu pada CPU dan jua cek ram, processor dan juga vga.

9. Bila Produsen MetherBoard(MB) Tidak Diketahui
Cara Mengatasinya :
- buka casing, dan cek CPU anda biasanya sebuah MB memiliki label produsen yang sekaligus berisi spesifikasi tipe Mbnya.
- Lihat pada manual book
- Cari data Mb lewat internet, cocokan ID yang tercetak pada sticker board denan daftar yang terdapat pada situs www.fcc.gov/oet/fccid, dan cari daftar nomor ID yang dikeluarkan oleh lembaga perijinan untuk perangkat elektonik di Amerika
- Gunakan software analisa, seperti sandra99 dll.

10. Lupa Password BIOS
Cara Mengatasinya :
- Cabut batterey cmos pada cpu
- Atau dengan cara emncoba menebak bberapa password default untuk beberapa produsen bios misalkan AMI dan AWARD (contoh : A.M.I, AMI, AMI_SW, ALLY, 589589 dll)

11. Jam dan setting tanggal BIOS Selalu Berubah-Rubah
Cara Mengatasinya :
- batteray cmos sudah tidak berfungsi (mati), ganti dengan batteray yang baru

12. Menambah Perangkat Hardware Baru, Tp Tidak Terdeteksi Oleh BIOS
Cara Mengatasinya :
- Kemungkinan besar bios anda sudah kuno sehingga tidak dapat mendeteksi hardware yang baru, maka segera update bios anda (bisa download melalui internet, mis : www.windrivers.com)

13. Melacak Kerusakan Card Pada MB
Cara Mengatasinya :
- cobalah denganmencabut dan menancapkan beberapa card pada MB anda
- jika booting berhasil maka card anda tidak bermasalah begitu jua sebaliknya

14. Pasang Processor Baru Tp Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- cek apakah anda sudah memasang processor denan benar
- cek apakah posisi jumper pada processor sudah benar (tentang jumper pada processor bisa anda priksa pada manual booknya)

15. Crash Setelah Memasang RAM Baru
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan ram yang anda pasang tidak kompatibel dengan komputer anda (cabut ram tersebut)

16. Menambah RAM Tapi Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Lakukan pengecekan seperti ketika kasus sebelumnya
- Pastikan slot yan dipakai sesuai, misalnya : SD RAM memiliki slot yang hampir sama dengan RD RAM tetapi RD RAM, tidak bisa terdeteksi meskipun bisa dipasang pada slot jenis SD RAM.

17. Setelah Menambah RAM Proses Komputer Manjadi Semakin Lambat
Cara Mengatasinya :
- perhatikan batas kapasitas ram anda, misalnya ram jenis EDO batas maksimalnya adalah 64 MB, maka ketika dipaksakan untuk ditambah maka komputer anda menjadi semakin lambat

18. Virtual Ram
Cara Mengatasinya :
- klik kanan icon My computer, pilih propertis, kemudian pilih tab performance dan klik VIRTUAL MEMORY
- pilih item let me specify my own virtual memory setting (pilih HD yang akan digunakan sebagai virtual memory)
- klok OK

19. Monitor Tidak Mau Nyala
Cara Mengatasinya :
- pastikan semua kabel power maupun konektor yang berhubungan dengan monitor ok
- pastikan juga pin yang ada pada port VGA masuk dengan sempuran tidak ada yang bengkok apalagi tidak masuk semua/salah satu pin ke port VGA
- pastikan juga VGA card anda ok

20. Monitor Menjadi Gelap Saat Loading Windows
Cara Mengatasinya :
- kemungkinan disebabkan karena setup driver untuk monitor tidak tepat(setting frekuensinya terlalu tinggi)
- masuk dulu ke dalam kondisi safe mode (tekan F8)
- install ulang driver VGAnya

21. Tampilan Tiba-Tiba Rusak Dan Komputer Manjadi Hang
Cara Mengatasinya :
- dikarenakan suhu (pada VA card) sangat panas

22. Ukuran Tampilan monitor Tidak Sesuai Keinginan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
- Tekan tab setting dan dan atur ukuran tampilan sesuai dengan keinginan (pada screean area)

23. Monitor Seperti Berkedip Saat Digunakan
Cara Mengatasinya :
- masuk ke display propertis (klik kana semabrang tempat pilih propertis)
- Tekan tab setting dan klik advance, kemudian klik adapter, pada bagian ini ditampilkan refresh raet yang dininkan

24. Sound Card Baru Tidak Terdeteksi
Cara Mengatasinya :
- Crash dengan saounda card yang lama
- cek pada manual booknya, apakah soundcard on boardnya perlu dimatikan atau tidak jika hendak menginstall ulang soundcard yan baru (biasanya bisa dimatikan lewat jumper atau bios

Cukup sekian uraian ini, semoga bermanfaat dan membawa berkah….


Baca selengkapnya Mada Dou Mbodzo: Mei 2011

Minggu, 22 Mei 2011

Cara Mengembalikan Data Yang Terhapus

Buat temen-temen yang menggunakan OS WINDOWS XP. Apakah Anda pernah secara tidak sengaja menghapus file Anda, kemudian sudah meng-empty recycle bin? Atau Anda telah mem-format hard disk tapi ingin data Anda kembali? Atau data hilang / rusak karena virus? Atau karena komputer mati atau restart tiba-tiba? Ada cara untuk mengembalikan data yang hilang, yaitu dengan satu software yang sangat lengkap, yaitu Ontrack EasyRecovery Professional. Inilah cara-cara mengembalikan data Anda yang hilang .
Pertama Anda harus download dulu software tersebut, silakan download Disini software Ontrack Easy Recovery Professional. Software ini menyediakan sebuah solusi yang sangat komplit sehubungan dengan data yang hilang atau urusan recovery data yang hilang karena:
  1. Virus.
  2. Sektor yang tidak terbaca
  3. Kesalahan aplikasi, system, atau shut down yang tidak normal.
  4. Kerusakan pada critical area.
  5. Ter-format
  6. Penyebab lain yang memungkinkan hilangnya data.
Software ini di-install pada Windows 98 SE, Me, 2000, or XP, dan dapat me-recover data untuk pada semua sistem windows. Software ini memiliki empat feature utama, yaitu:
  1. Disk Diagnostics, yaitu tool untuk mengecek kondisi hardisk Anda apakah masih bagus atau tidak.
  2. Data Recovery, yaitu tool untuk mengembalikan data / file karena terhapus, terformat, dan sebagainya.
  3. Email Repair, yaitu tool untuk mengembalikan data email Outlook Express yang terhapus atau rusak.
  4. File Repair, yaitu tool untuk memperbaiki data / file Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, dan ZIP (winzip) file yang rusak karena virus atau sebab lain.

Mari kita lihat satu per satu fasilitas yang ada dalam software ini.
1. Disk Diagnostics
Tool yang ada dalam Disk Diagnostics ini adalah:
  • Data Advisor, untuk membuat disket recovery.
  • Drive Tests, untuk mengetes kondisi fisik dari hard disk (disk drive).
  • Jumper Viewer, untuk melihat posisi jumper pada hard disk.
  • Partition Tests, untuk mengecek kondisi partisi hardisk.
  • Size Manager, untuk melihat kapasitas hard disk
  • SMART Tests, digunakan untuk mengetes kondisi Self-Monitoring, Analysis and Reporting Technology pada suatu hardisk.
2. Data Recovery
Tool-tool yang ada dalam Data Recovery ini adalah:
  • Advanced Recovery, untuk mencari data yang sudah tidak dapat di-recover dengan tool lain, yaitu karena ter-format, ter-partisi, virus, atau hal lain.
  • Deleted Recovery, untuk mencari data yang sudah dihapus. Ini adalah tool yang paling sering dipakai penulis.
  • Format Recovery, untuk mencari data pada hard disk yang sudah di-format.
  • Raw Recovery, untuk mencari file yang hilang berdasarkan signature.
  • Resume Recovery, semua proses recovery dapat dihentikan sementara dan dilanjutkan pada lain waktu.
  • Emergency Media, untuk membuat disket atau CD yang digunakan untuk me-recover data / file hilang.
3. Email Repair, digunakan untuk mengembalikan data email Outlook dan Outlook Express yang hilang.

4. File Repair, digunakan untuk mengembalikan file-file Microsoft Office dan ZIP yang rusak. Tool ini dapat memperbaiki file Microsoft Word, Excel, Access, PowerPoint, dan ZIP (winzip) file yang corrupt / rusak karena virus atau sebab lain.
Data atau file yang hilang lebih sulit di-recover jika:
  1. Anda menambahkan file baru setelah Anda menghapus atau memformat hard disk.
  2. Anda menggunakan FAT32 dalam Windows XP.
Semoga bermanfaat,,.






Baca selengkapnya Mada Dou Mbodzo: Mei 2011

Memperbaiki Registry Corrupted pada Windows XP



Sekedar sharing tips ,mungkin banyak yang terlewat,bila ada mungkin anda bisa sharing untuk memperbaikinya, ini adalah langkah dimana masalah yang timbul di under DOS, dan anda mungkin tidak punya program pemulihan registry under dos,masalah terjadi saat anda akan mem-boot dengan Windows XP, dengan tampilan pesan pada monitor seperti di bawah ini :
·         Windows XP could not start because the following file is missing or corrupt: \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM
·         Windows xp could not start because the following file is missing or corrupt: \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE


·         Stop: c0000218 {Registry File Failure} The registry cannot load the hive (file): \SystemRoot\System32\Config\SOFTWARE or its log or alternate


·         System error: Lsass.exe

When trying to update a password the return status indicates that the value provided as the current password is not correct.
kebanyakan orang akan re-instal system pada mode repair,walau lama tapi cukup aman langkah yang lebih cepat sekaligus menantang adalah langkah dimana kita dihadapkan pada perubahan-perubahan file system dan registry.. mungkin untuk pendalaman hal ini perlu pengetahuan yang luas sekaligus, menguji skil kita.
Catatan : Langkah ini adalah langkah yang sulit untuk dijadikan langkah awal anda untuk pemulihan registry. Hati-hati menggunakan prosedur ini dalam keadaan lain atau dengan versi OEM Windows XP sejak instalasi OEM , pertama anda membuat password dan account user yang tidak ada sebelumnyahal ini dapat menyebabkan Anda tidak dapat login ke dalam Recovery Console untuk mengembalikan file.jadi hati-hatilah
·         Boot ke Recovery Console
Anda memerlukan Windows XP Recovery Console untuk memperbaiki registry yang rusak,hal ini mengharuskan Anda untuk mem-boot dari CD Instalasi Windows XP atau boot langsung ke Recovery Console jika diinstal.
Langkah-langkah untuk boot ke Recovery Console dari CD Instalasi Windows XP.
1) Tempatkan Windows XP di CD-ROM Drive
2) Restart komputer Anda dan pastikan Anda mengatur BIOS untuk boot dari CD
3) Ketika Anda melihat perintah berikut tekan tombol space bar.
“press any key to boot from cd…”
4) Tunggu sampai Anda melihat “Welcome to Setup” layar, dan tekan R untuk memulai Recovery Console
5) Pilih mana instalasi Windows yang ingin Anda Load (ini biasanya # 1 kecuali jika Anda memiliki sytem multi-boot)
6) Ketik sandi administrator dan Tekan Enter
7) Anda sekarang harus di C: \ Windows> prompt

·         Menyalin File Menggunakan Repair Recovery Console
Prosedur ini mengasumsikan Windows terinstal di Drive C, jika Anda telah menginstal Windows pada drive lain, silakan ganti huruf drive yang sesuai dalam prosedur di bawah ini. Pada Recovery Console command prompt, ketik baris berikut, dengan menekan ENTER setelah Anda mengetik setiap baris:
md tmp
copy c:\windows\system32\config\system c:\windows\tmp\system.bak
copy c:\windows\system32\config\software c:\windows\tmp\software.bak
copy c:\windows\system32\config\sam c:\windows\tmp\sam.bak
copy c:\windows\system32\config\security c:\windows\tmp\security.bak
copy c:\windows\system32\config\default c:\windows\tmp\default.bak

delete c:\windows\system32\config\system
delete c:\windows\system32\config\software
delete c:\windows\system32\config\sam
delete c:\windows\system32\config\security
delete c:\windows\system32\config\default

copy c:\windows\repair\system c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\repair\software c:\windows\system32\config\software
copy c:\windows\repair\sam c:\windows\system32\config\sam
copy c:\windows\repair\security c:\windows\system32\config\security
copy c:\windows\repair\default c:\windows\system32\config\default


Ketik exit untuk keluar Recovery Console. Komputer Anda akan restart, tekan F8 seperti yang dimulai dan pilih Safe Mode.
·         Restart di Safe Mode dan Cari Recent Snapshot Backup
Restart komputer dalam Safe Mode dengan menekan F8 pada saat boot awal dan memilih Safe Mode. Setelah di Safe Mode, Anda perlu memastikan bahwa file dan folder yang terlihat sehingga Anda dapat mengaksesnya.
1. Buka My Computer
2. Klik pada menu Tools, kemudian klik Folder Options.
3. Klik View tab.
4. Di bawah Hidden file dan folder , klik Show hidden files and folders, kemudian klik untuk menghapus Hide protected operating system files (Dianjurkan) pada kotak centang.
5. Klik Yes saat kotak dialog yang mengkonfirmasikan bahwa Anda ingin menampilkan file-file ini muncul.
Pada My Computer,double klik drive di mana Anda menginstal Windows XP (biasanya Drive C) untuk menampilkan daftar folder.
kemudian double klik pada “System Volume Information” folder. Folder ini berisi sistem restore point yang tersimpan di komputer Anda. Folder akan terlihat seperti
_restore{EE42BEB8-700A-495F-8004-53D26C2E12C5}

Anda mungkin menerima pesan kesalahan access denied mirip dengan yang berikut ketika mencoba mengakses folder Informasi Volume Sistem.
C:\System Volume Information is not accessible. Access is denied.

Hal ini umumnya, disebabkan karena anda tidak memiliki izin untuk mengakses pada folder ini . Untuk memperbaiki ini, ikuti petunjuk dalam artikel Microsoft Knowledge Base article 309531 untuk mendapatkan akses untuk mengakses pada folder ini , Setiap versi Windows XP mempunyai perbedaan tentang bagaimana cara mengubah hak akses ini.
Setelah Anda memiliki akses ke snapshot, gunakan petunjuk di bawah ini untuk menyalin salah satu snapshot ke Windows \ TMP direktori dan Anda akan memiliki akses pada folder ini tersebut
1) Dalam Folder Informasi Volume Sistem, klik pada View, dan kemudian klik Rincian untuk menampilkan tanggal setiap snapshot folder.
2) double Klik pada folder yang yang bermasalah (folder ini otomatis dibuat sebelum mulai pemulihan)
3) Double-klik pada Snapshot subfolder
4) Copy paste file-file berikut dan salin ke dalam C: \ Windows \ TMP folder
·         _REGISTRY_USER_.DEFAULT
·         _REGISTRY_MACHINE_SECURITY
·         _REGISTRY_MACHINE_SOFTWARE
·         _REGISTRY_MACHINE_SYSTEM
·         _REGISTRY_MACHINE_SAM
5) Ubah nama file yang baru saja Anda disalin ke dalam C: \ Windows \ TMP folder dengan mengklik kanan pada setiap nama file dan memilih Ubah nama, kemudian ketik nama baru. Ulangi langkah ini untuk setiap file dalam daftar di bawah ini.
·         Rename _REGISTRY_USER_.DEFAULT to DEFAULT
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SECURITY to SECURITY
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SOFTWARE to SOFTWARE
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SYSTEM to SYSTEM
·         Rename _REGISTRY_MACHINE_SAM to SAM
6) Setelah Anda mengganti nama file, restart komputer Anda lagi dengan Recovery Console
·         Perbaikan dengan Current File Backup dari Registry
Setelah reboot komputer dan memulai lagi Recovery Console, ketik perintah berikut pada prompt untuk mengganti file dengan cadangan arus. Anda harus tekan Enter setelah setiap perintah.
del c:\windows\system32\config\sam
del c:\windows\system32\config\security
del c:\windows\system32\config\software
del c:\windows\system32\config\default
del c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\tmp\software c:\windows\system32\config\software
copy c:\windows\tmp\system c:\windows\system32\config\system
copy c:\windows\tmp\sam c:\windows\system32\config\sam
copy c:\windows\tmp\security c:\windows\system32\config\security
copy c:\windows\tmp\default c:\windows\system32\config\default



ketik EXIT pada prompt perintah untuk restart Windows dalam mode normal.
·         Gunakan Pemulihan Sistem restore untuk Kembali ke Giood Backup Point
Karena ada banyak registry yang diakses oleh System Restore , ikuti langkah-langkah untuk memulihkan komputer Anda ke Goog Backup point
1. Klik Start , dan kemudian klik All Programs.
2. Klik Accessories, dan kemudian klik System Tools.
3. Klik System Restore, dan kemudian klik Restore to a previous Restore Point
Sekian penjelasannya, dan silakan restart komputer Anda pada posisi normal.

Semoga bermanfaat & membawa berkah,,.
Amin,,,,,
Baca selengkapnya Mada Dou Mbodzo: Mei 2011

Mohon Maaf

BLOG MASIH DALAM TAHAP PEMBENAHAN HARAP MAKLUM KARENA MASIH BELAJAR